Memuat Waktu...

Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kecamatan Kembayan: Pesan Mensos Serukan Semangat ‘Asta Cita’ Presiden Prabowo dalam Perjuangan Masa Kini

Kembayan, 10 November 2025 – Seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Pahlawan pada hari Senin, 10 November 2025, dengan menyelenggarakan upacara bendera dan kegiatan khidmat lainnya di berbagai wilayah. Peringatan ini merujuk pada Keputusan Presiden RI No. 316 Tahun 1959.

Di tingkat lokal, Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dilaksanakan secara khidmat di Halaman Kantor Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, dimulai pukul 08.00 WIB. Camat Kembayan, Sandoro Atmojo, S.Sos., bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sesuai pedoman, salah satu inti dari upacara adalah pelaksanaan Mengheningkan Cipta selama 60 detik secara serentak. Selama momen ini, Inspektur Upacara memimpin hening cipta yang ditandai dengan bunyi sirine. Pedoman ini juga mengatur bahwa setiap orang yang mendengar tanda dimulainya Hening Cipta, termasuk yang berada di pasar, rumah, jalan raya, hingga dalam kendaraan umum, wajib menghentikan kegiatannya selama 60 detik.

Perjuangan Masa Kini dengan Ilmu dan Empati

Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa para pahlawan adalah “cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.” Ia juga menekankan tiga hal yang dapat diteladani, salah satunya adalah Kesabaran Para Pahlawan dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan.

Menteri Sosial juga menegaskan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama, yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

   

Asta Cita Presiden Prabowo Sebagai Penuntun

Dalam pidato tersebut, Menteri Sosial secara spesifik menyebut bahwa semangat perjuangan ini terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ujar Menteri Sosial.

Menutup amanatnya, Menteri Sosial mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan tidak akan sia-sia. Ia menyerukan agar perjuangan dilanjutkan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus, dengan slogan:

“PAHLAWANKU TELADANKU, TERUS BERGERAK, MELANJUTKAN PERJUANGAN.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *